Coaching
Pembatik Level 4 adalah tahapan dalam Pembatik Level 4 yang bertujuan untuk
mengembangkan kemampuan peserta Pembatik Level 4 (Sahabat Rumah Belajar) dengan
pendampingan, bimbingan, instruksi dari para Duta Rumah Belajar di propinsi
masing-masing, dari Pusat Data dan Teknologi Informasi, serta dari Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Peserta
Coaching adalah semua peserta Pembatik Level 4 Propinsi Jawa Tengah yang
terdiri dari 30 orang. Dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, Sahabat
Rumah Belajar tersebar hampir di semua wilayah, yaitu ada di 27 kabupaten/kota.
Coach terdiri dari Duta Rumah Belajar Jawa Tengah yaitu Tukijo, S.Pd.,
Fakhrudin Sujarwo, S.Sos, Asih Prihatin S.Pd., dan Kelik Yan Pradana, S.Pd.
Pendamping dari Pusdatin adalah Bpk Indro Wiyarno dan Bpk. Nur Malik Maulana.
Proses
coaching Pembatik Level 4 Prop. Jawa Tengah dilaksanakan selama tiga hari,
yaitu hari Senin-Rabu, 5-7 Oktober 2020. Proses Coaching dilaksanakan secara Daring,
dari pukul 09,00 sampai dengan 15.00. Pelaksanaan Coaching dibuka oleh Plt.
Kepala Pusdatin, yaitu Bpk. M. Hasan Chabibie, M.T. M.Si. Setelah pembukaan
dilanjutkan pembekalan oleh Bpk. Subiyanto dari Balai Pengembangan Media
Televisi Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam pembekalannya Subiyanto menyatakan bahwa Pusdatin memiliki tiga
Balai Pengembangan yaitu Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan
Kebudayaan yang ada di Sidoarjo Jawa Timur, Balai Pengembangan Multimedia yang
ada di Semarang, dan Balai Pengembangan Radio Pendidikan di Yogyakarta.
Pembekalan kedua oleh Ketua BPTIKP (Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan) Jawa Tengah, Bapak Kiaamina. Bapak Kiaamina menyampaikan betapa pentingnya Teknologi informasi dan komunikasi saat ini dalam bidang Pendidikan, oleh karena itu BPTIKP mendukung sepenuhnya kegiatan Pembatik Level 4, BPTIKP siap memfasilitasi bagi para Duta Rumah Belajar dan Sahabat Rumah Belajar Jawa Tengah dalam pengembangan TIK ke depan.
Pembekalan
ketiga diberikan oleh Ketua LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Jawa
Tengah, yaitu Bapak Harmanto. Bapak Harmanto memberikan tip dan trik menjadi
guru yang sukses. Trik menjadi guru yang sukses adalah Kuasai Materi,
Konsisten, Berikan yang terbaik untuk siswa dan Bersabarlah. Dalam closing
statemennya Bapak Harmanto menyampaikan bahwa “Sekolah menanti kontribusi kita,
sekecil apapun kemampuan kita, kontribusikan untuk sekolah”
Hari kedua dan
ketiga Coaching diisi dengan curah pendapat tentang progress masing-masing
Sahabat Sumber Belajar. Dalam kesempatan ini, banyak disampaikan progress
tugas-tugas Pembatik Level 4, hambatan-hambatan yang dihadapi, serta
rencana/schedule ke depan. Para Duta Rumah Belajar dan Pendamping dari Pusdatin
dan Kemdikbud, banyak memberikan masukan dan trik-trik penyelesaian tugas. Bpk
Fakhrudin Sujarwo menyampaikan bahwa sebagai Sahabat Rumah Belajar akan
menghadapi banyak masalah, maka kemampuan mengatasi masalah yang terjadi
menjadi hal yang mutlak. Kuasai betul Portal Rumah Belajar sehingga kita akan
mudah mengatasi saat terjadi masalah. Jangan malu-malu menyampaikan aktivitas
kita di media social, karena itu adalah Personal Branding. Media social adalah
salah satu sarana berbagi. Ibu Asih Prihatin, menyampaikan Kembali tugas-tugas
yang harus diselesaikan dalam Pembatik Level 4, serta memberikan arahan agar
segera dikerjakan secara terencana, dan teruslah berkreasi serta inovatif. DRB
Kelik Yan, memberikan kiat-kiat dalam membuat vlog yang bagus. Untuk membuat
Vlog yang bagus pahami tekniknya, yaitu Rule of Third (bagaimana letak obyek,
cara pengambilan gambarnya), Camera Movement (pergerakan kamera/gambar, Pilihan
audio, Coulor Grading, Climax Close.
Pendamping
dari Kemdikbud, yaitu Pak Abi, menyampaikan bahwa dalam membuat vlog perhatikan
factor TPAC (Tecnologi, Pedagogi, Audience, Content Knowledge). DRB yang
terakhir yaitu Bapak Tukijo, memberikan pengarahan bagaimana kiat membangun
blog yang menunjukkan Personal Branding. Dari isi blog yang kita miliki orang
akan mengenali diri kita.
Coaching
sangat bermanfaat untuk para Sahabat Rumah Belajar, semangat yang semula kendur
Kembali menyala. Meski masing-masing punya kesibukan yang banyak, namun tetap
semangat melaksanakan tugas Pembatik Level 4. Diharapkan para Sahabat Rumah
Belajar tidak hanya berbagi saat Diklat Pembatik Level 4 saja, namun terus
berbagi untuk kemajuan Bersama.
